China-ASEAN Industrial Design Forum (CAIDIF) ke 2 adalah sebuah ajang berkumpulnya para stake holder desain industri China dan ASEAN baik dari kalangan profesional maupun dari pemerintahan lokal setempat dan negara-negara sahabat dari ASEAN. Adapun latar belakang diselenggarakannya kegiatan ini adalah karena China dan ASEAN telah menetapkan tema “Inovasi & Kerjasama” sebagai subjek kerja sama pada tahun 2018. Dengan latar belakang ini, perwakilan dari Tiongkok dan ASEAN bersama-sama menandatangani MOU tentang Desain Industri, Inovasi dan Pengembangan, dan mencapai konsensus kerja sama untuk membangun “platform desain dan kerjasama perkotaan berkelanjutan antara China-ASEAN”. Acara ini  disponsori bersama oleh ASEAN-China Center, dan Pemerintah Kota Liuzhou, China-ASEAN Panorama Magazine Agency, LKK , Komite Manajemen Distrik Baru Ekologi Utara Liuzhou.

Delegasi Indonesia diwakili oleh Aliansi Desainer Industri Indonesia (ADPII) yang diikuti oleh Dino Fabriant (ketua), Damang Sarumpaet (Sekjen), Agus Windarto pewakilan institusi pendidikan serta Andrie Trisaksono sebagia perwakilan sebagai profesional.

Dalam konferensi CAIDIF ke 2 ini, Jia Wei founder dari LKK Design, sebuah grup perusahaan yang bergerak dibidang konsultan desain memberikan keynote yang visioner dengan judul Imagination of a Wonderful World. Dia memaparkan visinya yang luas tentang pentingnya peran imajinasi didalam perkembangan desain industri dewasa ini. Perlu diketahui bahwa LKK Design adalah sebuah agensi desain industri terbesar di China yang telah berusia 15 tahun. Rasanya LKK Design cukup layak untuk disejajarkan dengan agency IDEO di dunia barat. Pada awalnya LKK melayani jasa desain industri, yaitu dalam lingkup mendesain barang-barang konsumsi. Namun setelah 15 tahun berinteraksi dengan ribuan klien dari industri dan manufaktur dari China dan internasional, Jia Wei mengamati adanya pergeseran era/trend yang dipengaruhi oleh lahirnya inovasi-inovasi baru, yang menuntut bidang desain industri untuk befikir luas dan visioner. Di dunia barat kita mengenai adanya pergeseran era yang dinamakan The Third Wave, dimana era ekonomi selanjutnya dinamai The Internet Economy. Jia Wei agak berbeda, ia menamai era 1 sebagai Era Informasi, era ke 2 sebagai Era Internet Ekonomi, era ke 3 dinamai sebagai era Industrial Internet.

Jia Wei juga mengatakan dewasa ini ada perubahan karakter konsumsi masyarakat dan juga karakter industrialisasi. Ia menamai perubahan karakter konsumsi ini sebagai Consumption Upgrade yaitu suatu konsumsi yang lebih dipengaruhi oleh imajinasi.  Ia mengatakan bahwa kalimat dari Einstein yaitu Imagination is more important than knowledge saat ini menjadi semakin relevan. Mengapa? Karena dengan kecanggihan teknologi manufakturing (industri 4.0) dimana semua benda telah saling terkoneksi, semua yang dahulu tidak mungkin dilakukan oleh manusia menjadi mungkin dilakukan oleh robot, mesin dan Artificial Intellegnece (AI). Kita tidak akan mampu mengalahkan kecepatan mesin, robot dan AI. Lalu apa yang masih kita miliki dan tidak dimiliki Ai? Yaitu Imajinasi. Selama 15 tahun LKK menyaksikan perkembangan industri China yang sangat cepat. Dari era industrial ke AI , dari AI ke Big Data. Jia Wei menganggap AI dan Big Data akan menjadi dasar dari gaya hidup manusia.

Kita sekarang hidup di masa dimana 10 juta object disekitar kita akan menjadi produk Internet of Thing (IoT). Kasur bisa bisa jadi perangkat IoT, bahkan penanak nasi dan alat sikat gigi juga bisa di desain smart yang bisa memberi tahu penggunanya untuk hal-hal yang penting diketahui. Terjadi peningkatan fungsional dari benda pakai biasa menjadi benda digital yang cerdas. periode ini memunculkan produk-produk IoT.

kebangkitan Era Internet juga melahirkan apa yang disebut Shared Economy. Saat ini LKK telah membangun sebuah platform bagi Industrial Desinger dari seluruh dunia. Dengan mengkoneksikan belasan juta desainer yang ada di China dan ASEAN, diharapkan bisa membangun infrastruktur desainer bersama-sama. China sebagai manufaktur dunia bisa dimanfaatkan juga untuk manufaktur negara-negara ASEAN. Saat ini didalam platform yang dibangun LKK dengan nama LKKER telah ada ribuan desainer dan pabrik yang bisa jadi diajak sebagai partner dalam jejaring.

Dengan munculnya berbagai bisnis berbasis internet dan semua orang bisa mengakses internet, maka akan muncul pula industrial internet yang lahir karena berkumpulnya konsumen, desainer dan industri. Informasi, konsumsi, industri dan desain akan jadi faktor utama. Apabila ekosistem inovasi baru ini terbentuk, maka dalam 3-5 tahun kita bisa bangun model baru dari ASEAN-China dalam hal Inovasi.  Jia Wei menyajikan sebuah model platform yang disebut CBD: Consumer, Bisnis and Producer, D desainer. Dimasa depan akan terbentuk interaksi CBD. Polanya bisa C to B, bisa C+D, atau B to C.

Contoh menarik adalah sebuah project dengan himalayan sebuah digital music player yang seluruh proses pembuatannya terjadi didalam platform dan juga melibatkan calon pengguna. Ternyata waktu yang dibutuhkan menjadi lebih singkat, yang biasanya memakan waktu 170 hari menjadi hanya 11 hari dari desain sampai manufaktur. Dengan teknologi yang ada di era baru ini efisiensi bisa ditingkatkan. Konsep produk juga menjadi unik. Nano dibuat lucu karena (berdasarkan data yang diperoleh) banyak wanita suka hal yg indah, colorful, mereka akan beli hal-hal lucu spt ini, dan produk diberi nama yg lucu-lucu. Jadi beautiful things ini bukan hanya bentuk smart loud speaker ini saja tapi dibaliknya terdapat termasuk kandungan budaya-budaya lokal. Dimasa depan, akan banyak produk digital dan smart produk seperti ini, beralihnya era dari konsumsi ke imaginative service.

Akan tiba suatu saat dimana Ai akan menggantikan banyak pekerjaan manusia termasuk desainer.  Sehingga apa yang harus dimiliki desainer adalah inspirasi dan imajinasi. Pekerjaan selanjutnya bisa dikerjakan oleh Ai. Dengan platform ini , semua kalangan bisa terlayani, sampai ke pelosok maupun sampai negara-negara ASEAN, tidak melulu top 500 entreprise.

Era digital juga melahirkan dunia kembar, yaitu peradaban material dan peradaban digital. Semakin lama kehidupan kita akan sangat dipengaruhi oleh peradaban digital dan aplikasi. Akan sangat menarik memikirkan bagaimana era konsumsi masa depan dalam 10 tahun kedepan khususnya bagi bangsa-bangsa di Asia.


Penulis:

Andrie Trisaksono adalah seorang entrepreneur dengan background desain produk industri ITB. Sejak 15 tahun lalu melalui PT Tricahya Inti Cipta (Tritek) yang ia dirikan, ia memberikan solusi strategis berbasis desain, IT dan digital user experience kepada korporasi besar, BUMN, dan pemerintahan IG: @andrietrisaksono, www.tricahya.co.id